Gubernur Kaltara Optimistis Sepak Takraw Raih Emas Pada PON di Papua

  • Whatsapp
di
Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang saat melihat tim sepak takraw Kaltara berlatih di stadion Datu Adil di Tarakan, Minggu (11/4). (ANTARA/HO/Dokumen Diskominfo Pemprov Kaltara).
banner 468x60

NUSADAILY.COM – TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang optimistis atlet sepak takraw Kaltara dapat meraih emas pada PON XX di Papua.

BACA JUGA: Juara Seri I Dominasi Podium BMX Internasional 2021 Seri II

Bacaan Lainnya

“Saya perhatikan tadi bahwa potensi sepak takraw Kaltara, emas untuk di PON ini. Lawan kita memang ada dua yang berat, Sulawesi Selatan dengan Riau,” kata Zainal saat melihat tim sepak takraw Kaltara berlatih di stadion Datu Adil di Tarakan, Minggu.

Dia berharap mental bertanding atlet dari Kaltara ini bisa lebih baik.

“Tim memang butuh try out melawan provinsi yang kuat di cabang ini, untuk mengukur kemampuan atlet pada hari H,” kata Zainal yang datang memberikan dukungan moril terhadap kontingen Bumi Benuanta tersebut.

Gubernur berencana akan memantau persiapan semua cabang olahraga yang akan berlaga di PON XX, dan akan mengakomodir semua kebutuhan. Mulai dari persiapan hingga kembali ke Kaltara.

Selain itu, Pemprov Kaltara juga masih mengupayakan untuk memenuhi kebutuhan anggaran. Dari usulan KONI Kaltara, dibutuhkan dana sekitar Rp22 miliar.

“Kita lagi mencari anggaran. Pengajuan dari KONI itu lebih kurang Rp22 miliar,” kata Zainal.

Dia sangat berharap kontingen Kaltara bisa meraih emas sebanyak-banyaknya pada PON Papua yang diselenggarakan pada Oktober mendatang untuk bisa menembus peringkat 20 besar.

“Kita mengharapkan sebanyak-banyaknya emas dari cabor itu. Dari 12 cabor kita harapkan bisa emas semua,” kata Zainal.

Sementara itu, Ketua KONI Kaltara Muhammad Nasir membeberkan persiapan kontingen Kaltara. Menurutnya, saat ini atlet masih melakukan latihan mandiri karena masa pandemi COVID-19.

Akan tetapi dua bulan menjelang berangkat ke Papua, cabang olahraga akan diberi kesempatan untuk melakukan try out ke daerah lain, hingga menjelang berangkat ke Papua.

“Sekitar tinggal dua bulan pengiriman kita akan kirim mereka ke daerah-daerah yang kira-kira aman dari pandemi COVID, sehingga mereka bisa try out di sana, uji tanding di sana. Setelah dari itu kita lansung berangkat ke Papua,” kata Nasir.

Dia mengharapkan dukungan anggaran yang diusulkan bisa dipenuhi Pemprov Kaltara, sehingga KONI bisa leluasa mengirim atlet, termasuk memenuhi kebutuhan atlet. Anggaran Rp22 miliar itu dinilainya cukup realistis, karena mencakup mulai dari persiapan saat ini hingga sampai pulang ke Kaltara.

BACA JUGA: Nadal Atasi Cedera Punggung Jelang Monte Carlo Masters

“Mudah-mudahan dari pihak pemprov, terutama pak gubernur dalam hal ini tidak lagi mengurangi anggaran itu, karena PON ini bukan di Jawa Barat, bukan di Jawa Timur, ini Papua yang tantangannya sangat berat buat KONI sebenarnya dan para atlet,” katanya.(int3)

Pos terkait

banner 468x60