spot_img
Minggu, 24 Oktober 2021
BerandaRegionalPebaiki Jalan Jeglongan Sewu, Temukan Aspal Jelek, Bupati Hendy: Ini Sebulan Hancur

Pebaiki Jalan Jeglongan Sewu, Temukan Aspal Jelek, Bupati Hendy: Ini Sebulan Hancur

NOKTAHMERAH.COM – JEMBER – Berapa tahun belakangan ini warga mengeluhkan banyaknya jalan rusak dan penuh lubang di Jember, hingga muncul istilah jeglongan sewu.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember sedang memperbaiki jalan rusak sepanjang 1.000 kilometer lebih. Perbaikan jalan ini menjadi prioritas dan program utama dalam membenahi infrastruktur berupa perbaikan jalan.

Para kontraktor mendapatkan pekerjaan secara Penunjukan Langsung (PL) untuk nilai proyek di bawah Rp 200 juta. Untuk proyek dengan nilai di atas Rp 200 juta pemkab jember menggunakan yang menggunakan sistem tender.

Baca Juga: Wartawan Imperiumdaily.com Pimpin DPD SWI Jember

Bupati Jember, Ir H Hendy Siswanto, sering melakukan pemeriksaan pekerjaan perbaikan jalan oleh para kontraktor. Untuk mengontrol kualitas dan standar pembangunan, Bupati Hendi turun langsung ke lapangan untuk memeriksa, sekaligus memeriksa apakah ada penyimpangan tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan.

Disela kunjungannya ke sejumlah desa di Kecamatan Gumukmas, Bupati Hendy Siswanto mendapati pengaspalan jalan yang tidak sesuai spesifikasi, seperti di jalan Desa Tembokrejo, Kecamatan Gumukmas.

Baca Juga: Pansus Panggil BPBD Jember, Ketua Dewan: Kami Mau Tanya Teori Mereka Satu Mayat Rp100 Ribu

Bupati Hendy Turun Lapangan

Bupati Hendy, yang datang ke lokasi menguji kualitas jalan yang baru di aspal itu melalui teknik menggosok-gosokkan alas kaki ke aspal baru.

“Kapan Proyek Pengaspalan ini selesai,” tanya Bupati Hendy kepada warga, dikutip dari Kantor Berita RMOLJatim, Sabtu (4/9).

“Baru selesai Senin (30/8) kemarin pak,” saut warga yang ikut mendampingi Bupati Hendy.

Sejurus kemudian, Bupati Hendy menghubungi Plt Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Jember Rahmananda untuk mengingatkan rekanan agar segera memperbaiki proyek tersebut.

Baca Juga: Polres Jember Bakal Panggil Kades Tegalwangi Selaku Tuan Rumah Pesta Joget

“Pak Rahman ini di Jalan baru di aspal kok elek (jelek red), Jelek Pak. Jelek banget Pak. Ini aspalnya kurang nih, sampeyan cek lagi ya. Juga pinggirannya kurang bagus, kalau seperti ini, satu bulan sudah hancur,” kata Bupati Hendy memberi instruksi kepada Rahmananda.

Untuk itu, Bupati Hendy meminta Plt Kepala Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air, untuk tidak membayar proyek tersebut sebelum dilakukan perbaikan sebagaiamana Rencana Anggaran Belanja (RAB).

Awasi Proyek

Sesuai papan nama, pemenang proyek tersebut adalah CV Sumber Barokah Jaya dengan nilai proyek Rp 193 juta. Batas waktu pengerjaan adalah 28 September 2021.

Bupati Hendy juga meminta Camat dan kepala desa untuk turut mengawasi dan segera melapor jika ada proyek Pemkab yang diduga tidak sesuai spesifikasi. Dengan demikian, proyek bisa segera langsung ditindaklanjuti oleh Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air.

Baca Juga: Tinjau Vaksinasi Pelajar di Jember, Gubernur Khofifah Puji Tim Satgas Sekolah

Menyusul temuan Bupati itu, Plt Kepala Dinas PU Bina Marga Dan Sumber Daya Air, Rahmananda, Langsung melakukan pengecekan.

Plt Kadis Kadis PU Bina Marga dan SDA Cek Proyek

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (Kadis PU Bina Marga dan SDA) Kabupaten Jember, Rahmananda, turun ke lokasi proyek pengaspalan jalan di Kecamatan Gumukmas, guna melakukan pengecekan dan uji teknis proyek yang telah rampung pengerjaanya.

Rahman mengatakan, uji teknis ini mengambil sampel yang akan di uji laboratorium guna memastikan ketebalan dan kepadatan aspal. Untuk itu sebagai pelaksana pekerjaan, pihaknya menindak lanjuti arahan Bupati.

“Makanya, kita langsung melakukan uji teknis terkait kualitas proyek yang di komplin Bupati dan mengarahkan untuk menyempurnakan kualitas proyek itu dan sudah kami informasikan kepada rekanan,” ujar Rahman usai kegiatan, Sabtu (04/09/2021).

Sebenarnya, lanjut Rahman, panjang dan lebar proyek sudah di sesuai dengan perencanaan. Hanya ada beberapa bagian saja yang perlu dibenahi dan sesuai data yang sudah masuk memang sebagian harus ada yang lebih disempurnakan lagi.

“Ini hanya penyempurnaan saja, secara kuantitas sudah selesai. Hanya saja seperti yang disampaikan bupati perlu ada penyempurnaan yang harus dilakukan terkait penyelesaian pekerjaan,” katanya.

Ia menambahkan, selama ini pihaknya sudah melakukan fungsi kontrol dan pengawasan dengan melibatkan semua pengamat wilayah. Mengingat saat ini tidak sedikit jumlah proyek yang harus dilakukan pengujian untuk menentukan hasil kualitas proyek,” Sehingga kegiatan pengujian dilakukan secara bertahap dan bergantian,” ucapnya. (sul/ark)

+ posts
- Advertisement -
AnyFlip LightBox Embed Demo
BERITA TERBARU
- Advertisement -spot_img
Popular
terkait
- Advertisement -spot_img