Mayat Tanpa Identitas Tinggal Kerangka Ditemukan di Wilayah Bromo

  • Whatsapp
mayat bromo
Evakuasi mayat perempuan tanpa identitas di sekitaran TNBTS, Kecamatan Poncokusumo, Malang. (istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Sebuah mayat tanpa identitas ditemukan di wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), tepatnya di Bukit Iblis, bagian barat gunung semeru, Desa Pandansari, Kecamatan Poncokusumo.

Mayat yang diduga berjenis kelamin perempuan tersebut diperkirakan sudah meninggal dunia beberapa bulan lalu. Sebab saat ditemukan telah memasuki fase mumifikasi dan tinggal kerangka.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Prosesi Labuhan Merapi, Abdi Dalem Keraton Jogja Temukan Kerangka Manusia

“Perkiraan usia kematian korban di atas empat bulan. Dari pengamatan tengkorak kepala dan rahang serta dahi diduga korban berjenis kelamin perempuan,” ucap Kapolsek Poncokusumo, AKP Sumarsono, Jumat (11/6/2021).

Lanjut Sumarsono, ciri-ciri mayat tersebut menggunakan baju blazer warna hitam, kaos oblong warna putih, celana panjang kain warna biru dilapisi celana pendek potongan warna abu-abu. Memiliki tinggi badan 168 cm, dan panjang rambut 10 cm, dengan ukuran telapak kaki 27 cm. Terdapat properti berupa sepasang sepatu warna hitam sol warna merah dengan merk pro ATT, dan terdapat jilbab warna hijau.

Selain itu, lanjut Sumarsono, di sekitar korban terdapat kantong warna hijau, yang berisi dua bungkus korek, pisau, gunting, sedotan, gulungan benang dan potongan kain perca. Pada kedua kaki terdapat gelang dari kain.

“Di bawah mayat beralaskan mantel plastik warna hitam dan terdapat tongkat dari bambu sepanjang satu meter. Posisi badan bawah terpisah dengan badan atas pada bagian panggul akibat pembusukan,” ujarnya.

Pihak kepolisian mengaku selama beberapa bulan belakangan tidak menerima laporan orang hilang.

“Selama beberapa bulan ini, kami (Polsek Poncokusumo) tidak mendapatkan laporan adanya orang hilang, baik dari warga ataupun pihak TNBTS. Korban ditemukan di lokasi yang bukan jalur pendakian,” jelasnya.

BACA JUGA: Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Bendungan Sengguruh, Sebagian Tubuh Rusak Dimakan Ikan

Lebih lanjut, Sumarsono menjelaskan, korban tersebut diduga orang dengan tempat tinggal tidak tetap. Kematian korban diduga akibat hipotermia, karena lokasi korban berada di puncak gunung ketinggian 2900 mdpl dengan suhu rendah.

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tengkorak kepala dan tubuh korban. Diduga korban mengalami kelaparan karena jauhnya akses korban yang berada di tengah hutan belantara,” tutupnya. (aje/lna)

Pos terkait

banner 468x60