Senin, 6 Desember 2021
BerandaRegionalHarga Telur Anjlok, Peternak Kota Malang Terancam Gulung Tikar

Harga Telur Anjlok, Peternak Kota Malang Terancam Gulung Tikar

NOKTAHMERAH.COM – MALANG – Selama satu bulan terakhir, harga telur ayam turun drastis. Jika dibiarkan terus-menerus, para peternak telur ayam terancam gulung tikar.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Hal tersebut dirasakan oleh seorang peternak telur ayam di kawasan Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Dani Uluf Suwanda.

Baca Juga: Harga Telur Ayam Berangsur Naik di Magetan Pasca Protes Peternak Buang Telor

Saat ini, harga telur ayam sekitar Rp 14.500 per kilogram.

“Selama satu bulan terakhir, harganya turun terus. Dengan harga Rp 14.500, masih sangat kurang, normalnya Rp 19 ribu. Sebab, harga bahan pokok pakan sekarang naik semua,” terang dia, Jumat (10/9/2021).

Menurut Dani, dengan harga tersebut, tak bisa memenuhi kebutuhan produksi. Sebab, harga pakan, seperti jagung mengalami kenaikan. Jika sebelumnya di kisaran empat hingha lima ribu rupiah, saat ini menjadi enam ribu rupiah.

“Kemudian, katul dari harga Rp 3.800 menjadi Rp 4.200, pakan dari Rp 380 ribu menjadi Rp 390 ribu per sak,” papar dia.

Dalam hal ini, peternak tidak bisa mengurangi takaran pakan. Sebab, akan berpengaruh terhadap hasil produksi dan kualitas telur ayam.

“Ndak bisa diakali, karena nanti telurnya kualitasnya turun,” imbuh dia.

Baca Juga: Harga Pakan Ayam Naik, Harga Telur di Kota Malang Anjlok

Selain harga pakan yang mengalami kenaikan drastis, stok telur ayam di pasaran juga semakin banyak. Sehingga, menyebabkan permintaan pasar berkurang.

“Stoknya masih banyak di pasar. Sementara, stok di kandang belum ada yang keluar. Terkadang, kami peternak langsung turun ke lapangan, dipasarkan sendiri. Jika terus begini, peternak bisa terancam gulung tikar,” pungkas dia.(nda/kal)

+ posts
- Advertisement -
AnyFlip LightBox Embed Demo
BERITA TERBARU
- Advertisement -spot_img
Popular
terkait
- Advertisement -spot_img