Triwulan Kedua, PAD Kota Malang Hampir Rp 160 M

  • Whatsapp
Wali Kota Malang, Sutiaji
banner 468x60

NUSADAILY.COM – MALANG – Memasuki triwulan kedua 2021, pendapatan asli daerah (PAD) Kota Malang menuai hasil cukup signifikan, yakni berada di angka Rp 160 Miliar. Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Malang, Sutiaji, Jumat (10/6/2021).

Sutiaji menjelaskan, capaian pendapatan daerah tersebut baru tercatat dari sektor pajak daerah. Artinya, belum termasuk pendapatan dari sektor retribusi dan lainnya.

Bacaan Lainnya

“Laporan dari Bapenda (Badan Pendapatan Daerah Kota Malang) pajak daerah aja, selain retribusi dan lainnya itu di kita sudah terpenuhi hampir Rp 160 Miliar. Ini baru triwulan dua,” terang dia dilansir Nusadaily.com.

Menurutnya, capaian tersebut dinilai cukup optimal. Sebab, masih ada sektor pendapatan lain. Seperti, pembayaran PBB (Pajak Bumi Bangunan) yang belum tuntas. 

“PBB belum masuk semua, baru kurang lebih 14 persen masuk,” jelas dia. 

Padahal, pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2020 lalu belum berhasil mencapai target. Yakni, dari target sebesar Rp 1,99 Triliun dan baru terealisasi Rp 1,95 Triliun. Salah satu penyebab kurangnya itu berasal dari sektor pajak daerah. Yakni, pendapatan pajak daerah yang ditargetkan sebesar Rp 425 Miliar, terealisasi sebesar Rp 351,7 Miliar. Namun, dikatakan Sutiaji, hal ini tidak mempengaruhi upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk terus menggenjot PAD.

“Ini masih cukup wajar, karena di daerah lain itu turunnya malah jauh. Dulu asumsi kita turun 60 persen, ini tidak sampai 20 persen,” ungkap dia. 

Menurutnya, penurunan pendapatan tersebut salah satu sebabnya karena situasi pandemi Covid-19. Ke depan, dengan terus peningkatan jumlah pendapatan yang masuk, pihaknya optimis Kota Malang mampu menembus target pendapatan daerah di tahun 2021 dengan optimal.  Bahkan, melampaui target yang ditetapkan senilai Rp 629 Miliar.

“Kalau targetnya tahun ini sesuai, Rp 629 Miliar, karena pandemi. Jika ini terus menerus, saya punya keyakinan ini akan terlampaui, sampai Rp 700 Miliar pun terpenuhi di tahun 2021,” pungkas dia.(nda/wan)

Pos terkait

banner 468x60