Tahap Kedua, Dinkes Kota Batu Targetkan 6000 Penerima Vaksin

  • Whatsapp
banner 468x60

NOKTAHMERAH.COM – KOTA BATU – Dinkes Kota Batu menargetkan peserta vaksinasi tahap kedua termin pertama 6000 orang. Tahap ini vaksinasi diprioritaskan kepada kelompok pelayanan publik. 

Kelompok itu meliputi tokoh masyarakat, tokoh agama, Polri, TNI, termasuk pula kalangan jurnalis. Kelompok-kelompok tersebut masuk dalam kategori mobilitas tinggi. 

Bacaan Lainnya

Vaksinasi tahap kedua termin pertama ini juga menjangkau seluruh kepala OPD Pemkot Batu. Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso juga masuk dalam daftar penerima vaksin. Karena dirinya tak lolos skrining kesehatan di tahap pertama. Selain itu, terdapat 450 nakes disertakan pada tahap kedua karena belum dijangkau di tahap pertama.

Pada vaksinasi tahap kedua termin pertama di Kota Batu, telah mencapai 51,58 persen dari target. Dari prosentase itu, Kota Batu menempati urutan ketujuh dari 38 kota/kabupatan Jatim.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu dr Susan Indahwati mengatakan layanan vaksin tetap dilakukan meski dari libur seperti Sabtu dan Minggu. Tak hanya di Dinas Kesehatan namun ada beberapa fasilitas kesehatan yang melakukan penyuntikan vaksin. 

“Jadi kalau tidak bisa hadir pas jadwalnya kerja bisa meelakukan vaksin saat weekend. Kami masih tetap melayani untuk penyuntikan vaksin agar semua target di tahap kedua ini bisa tercapai,” jelas Susan dilansir Nusadaily.com

Ia mengatakan, capaian 51,58 persen itu tak lepas dari peran masyarakat yang bertindak pro aktif. Sehingga sebelum menjalankan vaksinasi ke pelayanan publik pihaknya bekerjasama dengan OPD terkait. 

“Kami libatkan semua OPD yang akan divaksin, seperti Kesbangpol, Bagian Organisasi, BPBD, Dishub, Satpol PP dan beberapa OPD lainnya. Supaya saat vaksinasi pegawai OPD yang utamanya banyak bertatap muka dengan masyarakat. Sudah terjangkau semuanya,” bebernya. 

Sebelumnya, Susan mengungkapkan, untuk vaksinasi tahap ini, yang terdaftar di Dinkes Kota Batu ini ada 48 ribu orang. Dari jumlah itu, 30 ribu diantaranya masuk kategori lansia.

“Kalau lansia nakes di Kota Batu ada 23 nakes dan sudah kita beri vaksin. Sedangkan lansia umum, pelaksanaannya baru di Surabaya,” ujarnya. (wok/wan)