Kamis, 20 Januari 2022
BerandaMetropolitanPR Besar Jenderal Andika Perkasa Selesaikan Contoh Kasus Arteria vs 'Anak Jenderal...

PR Besar Jenderal Andika Perkasa Selesaikan Contoh Kasus Arteria vs ‘Anak Jenderal TNI’

NOKTAMERAH.COM – JAKARTA – Pengamat militer Khairul Fahmi, menilai sikap perempuan yang mengaku ‘anak jenderal’ dan terlibat cekcok dengan Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP, Arteria Dahlan, bukti masih adanya arogansi di lingkungan keluarga TNI.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House


“Ini adalah bukti bahwa arogansi masih ada itu nyata,” kata Khairul kepada wartawan, Senin (22/11/2021).


Khairul mengatakan hal ini menjadi salah satu pekerjaan rumah Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, untuk diselesaikan.


Hal itu menurut Khairul untuk mewujudkan apa yang menjadi visinya yakni ‘TNI adalah kita’.

“Ya ini salah satu PR Pak Andika kalau ingin menjalankan tagline ‘TNI adalah kita’ dan visi-misinya dengan baik,” ujarnya.

BACA JUGA: Jenderal TNI dan Penyidik Polisi Diperiksa Internal Terkait Surat ke Kapolri Viral

Khairul mengatakan apa yang dilakukan Arteria untuk melaporkan ‘anak jenderal’ ke polisi sudah tepat. Dia berharap agar Puspom TNI menyelidiki kasus tersebut.

“Apa yang dilakukan Arteria Dahlan sudah tepat dengan membawa masalah ini ke ranah hukum. Saya kira Pom TNI juga harus menyelidiki masalah ini secepatnya. Bukan hanya terhadap si anak bintang tiga, tapi juga terhadap oknum ajudan/protokol yang mendampinginya,” ucapnya.

Dia mengatakan kasus ini sudah menjadi perhatian publik. Sehingga kata Khairul, perlunya penyelidikan secara transparan.

“Tidak boleh ada yang ditutupi dan diselesaikan secara hukum. Soal minta maaf dan penyelesaian damai, itu nanti. Karena yg terpenting menurut saya adalah bagaimana agar kasus ini menjadi momentum untuk mulai membenahi integritas prajurit beserta keluarganya,” lanjut Khairul.

Duduk Perkara

Untuk diketahui, anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan dan ibunda terlibat ribut-ribut dengan wanita yang mengaku anak jenderal TNI. Arteria mengungkapkan kronologi ribut-ributnya hingga tasnya disepak.

“Pas landing di bandara, staf saya itu nurunin barang,” kata Arteria kepada detikcom, Senin (22/11/2021).

Arteria mengaku duduk di kursi ekonomi dalam penerbangan tersebut, tepat di belakang kursi kelas bisnis. Arteria menyebut rombongannya kemudian dianggap menghalangi jalan.

“Kita kan sama-sama di ekonomi, pas di belakang bisnis. Entah kenapa kami dianggap menghambat jalan, (tapi) pintunya belum dibuka,” kata Arteria.

BACA JUGA: Satgas TNI Berikan Bantuan Perlengkapan Sekolah ke Warga di Perbatasan

Arteria menyebut wanita mengaku anak jenderal TNI itu ingin terlihat berbeda dan dia tidak masalah dengan hal itu. Arteria menekankan dirinya dan keluarga tidak menghalangi jalan, apalagi ibunya berusia 80 tahun.

“Dia ingin memperlihatkan dia agak berbeda. Tapi kita kan tidak mempermasalahkan. Dia bilang barang bawaan saya banyak, orang saya bertiga bawa koper dua, wajar kan?” kata Arteria.

“Orang tua saya 80 tahun, dia butuh penyangga tulang itu, memang harus kita bawa, ditenteng-tenteng begitu. Kalau kami kelebihan, itu ada otoritasnya,” imbuh politikus PDIP.

Panglima TNI Buka Suara

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa buka suara soal kasus ini. Pihaknya akan menelusuri peristiwa itu.

BACA JUGA: Syarief Hasan Dukung TNI/Polri Tumpas KKB Papua Sampai ke Akar-akarnya

“TNI akan telusuri dulu pihak-pihak yang ada di video ini,” ujar Jenderal Andika Perkasa kepada detikcom, Senin (22/11/2021).

Jenderal Andika mengatakan bila terdapat dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh anggota TNI, maka akan diproses ke peradilan militer.

“Namun bila pihak yang diduga melakukan tindak pidana bukan anggota TNI, akan diproses di peradilan umum,” lanjutnya.(han)

+ posts
- Advertisement -
BERITA TERBARU
terkait