Kampus Se-Tapal Kuda Gelar Tes Calon Mahasiswa dengan Akronim Bak Deret Gerbong Kereta Api

  • Whatsapp
Wakil Rektor I Unej Prof. Slamin menjelaskan kepada bagian kehumasan terkait seleksi calon mahasiswa. (nusadaily.com/ istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JEMBER – Sesuai rilis pada Rabu, 9 Juni 2021 ada penggunaan istilah Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Besuki Raya dengan akronim SBMPTBR digunakan oleh Universitas Jember (Unej) bersama 23 perguruan tinggi swasta sekitarnya untuk menguji bakal calon mahasiswa.

Akronim berderet-deret mirip gerbong kereta api, yakni UTBK SBMPTN (Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) juga dipakai untuk kegiatan yang bertujuan mendapatkan mahasiswa baru.

Bacaan Lainnya

Wakil Rektor I Unej, Profesor Slamin menyatakan bahwa SBMPTBR kali ini berbeda dari sebelumnya karena bakal calon mahasiswa dapat mendaftar lewat nilai UTBBK SBMPTN 2021.

“Saran saya, bagi calon peserta yang sudah memiliki nilai UTBK SBMPTN 2021 maka gunakan nilai Anda tersebut. Jadi, tidak perlu datang ke Kampus Tegalboto untuk ujian. Perlu diketahui bobot nilai UTBK SBMPTN dengan UTBK SBMPTBR sama,” kata dosen ahli komputer itu.

Menurut dia, SBMPTBR antara Unej dengan puluhan kampus lain yang berada di Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Jember, Lumajang, dan Probolinggi telah dilakukan sejak tahun 2015 silam.

Secara online pendaftaran SBMPTBR dimulai dalam rentang tanggal 14 Juni hingga paling lambat 25 Juni 2021. SBMPTBR merupakan penerimaan mahasiswa jalur mandiri dan berlaku sebagai kesempatan terakhir. Sehingga, harus dimanfaatkan bagi yang ingin kuliah.

“Kami sepakat melanjutkan pelaksanaan SBMPTBR karena terbukti mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Pasalnya, dalam sekali ujian bisa memilih program studi di Universitas Jember dan PTS lainnya. Dengan ikut SBMPTBR maka tentunya ada efisiensi waktu dan biaya,” jelas Slamin.

Wakil Koordinator Kehumasan Unej Rokhmad Hidayanto menambahkan, panitia SBMPTBR telah menjadwalkan UTBK SBMPTBR digelar di Kampus Tegalboto dari 5 Juli hingga 11 Juli 2021.

Hanya ada sekali sesi ujian per harinya dengan fasilitas yang tersedia berupa 575 komputer. Piranti tersebut disebar ke 10 lokasi tempat ujian.

Rokhmad mengingatkan tentang teknis saat ujian berlaku syarat dan ketentuan khusus bagi peserta ujian, yakni mematuhi protokol kesehatan penanganan pandemi COVID-19.

“Peserta yang mengikuti UTBK SBMPTBR wajib memakai masker, membawa hand sanitizer, dan surat keterangan dari RT/RW yang menyatakan tentang kondisi status daerahnya. Apakah masuk zona merah, kuning atau hijau?,” urainya.

Informasi selengkapnya berkaitan SBMPTBR dapat dilihat ke laman sbmptbr.unej.ac.id dan situs masing-masing kampus.

“Jika ada kesulitan bisa menghubungi kami di Humas Universitas Jember melalui telepon atau media sosial kami,” pungkas Rokhmad. (sut/kal)

Pos terkait

banner 468x60