Unik! Coba Pecel Rawon Khas Banyuwangi yang Nagih

  • Whatsapp
pecel rawon
Pecel rawon khas Banyuwangi (ist)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Banyuwangi memiliki beragam kuliner yang khas dan unik. Salah satunya adalah pecel rawon. Kuliner unik ini merupakan gabungan dua kuliner nikmat yaitu pecel sayur dan rawon daging.

Pecel dipadu dengan rawon mungkin sedikit terasa mengada-ada, tapi jika sudah mencicipinya, pasti Anda akan langsung menyukainya. Makanan ini cukup mudah ditemukan mulai dari restoran hingga warung-warung kaki lima di Banyuwangi.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Rujak Soto, Inovasi Kuliner Beda Rasa dari Banyuwangi – Nusadaily.com

Salah satu tempat terkenal untuk menikmati pecel rawon adalah Rumah Makan Pecel Ayu. Pusatnya berada di Jalan Adi Sucipto Nomor 76, Sobo. Lalu ada juga di Jalan Lijen Nomor 80, Glagah.

Di rumah makan ini, pecel rawon disajikan lengkap dengan menu lauk-pauknya. Seporsi pecel rawon di RM Pecel Ayu, terdiri dari sepiring nasi pecel yang berisi sayuran rebus, seperti bayam, taoge, kacang panjang, dan sambal pecel, ditambah kuah rawon. Pelengkapnya, udang goreng, empal sapi, ragi, paru goreng kering, dan remukan rempeyek kacang.

BACA JUGA: Yuk! Malam Mingguan di Pasar Kuliner Banyuwangi – Beritaloka.com

Harga per porsinya hanya Rp17 ribu. Hidangan ini disajikan hangat-hangat sehingga cocok untuk mengganjal perut di pagi hari.

Dilansir dari banyuwangibagus.com, paduan sambal pecel dan kuah rawonlah yang menjadi keistimewaan pecel rawon Ayu. Menurut Sulistyawati (53), pemilik Rumah Makan Pecel Ayu, bumbu sambal pecel diracik sendiri. Cabai yang digunakan pun hanya cabai rawit merah. Hasilnya, walaupun dicampur dengan kuah rawon, rasa gurih kacang dan pedasnya cabai tak kehilangan rasa.

BACA JUGA: Nikmatnya Rujak Kecut Khas Banyuwangi, Dijamin Bikin Ketagihan – Imperiumdaily.com

Selain itu, rasa manis yang biasanya ada di kuah rawon tidak terasa dominan. Hal inilah yang justru membuat paduan pecel dan kuah rawon menjadi pas karena sebagian rasa manis sudah didapatkan dari guyuran sambal pecel.

”Tidak ada bumbu yang rahasia, hanya bumbu rawon biasa, seperti keluwak, jahe, kencur, kunir, dan daun jeruk,” kata Sulistyawati.

Untuk menghasilkan rawon beraroma rempah dan berasa gurih, berbagai macam rempah itu dihaluskan, kemudian disangrai agar aroma sedap masing-masing bumbu menyatu. Setelah disangrai, bumbu pun diperas dan hanya air perasan yang dipakai untuk bahan memasak. Air perasan bumbu itu kemudian dicampur dengan air kaldu hasil rebusan daging sapi dan paru.

Di Pecel Ayu, pecel rawon dihidangkan tanpa daging rawon, kecuali ada permintaan. Adapun paru, diiris tipis dan digoreng kering sebagai lauk pelengkap pecel rawon. Peyek udang, peyek kacang, ragi kelapa, ataupun sambal menemani hidangan pecel rawon.

Selain pecel rawon, Rumah Makan Pecel Ayu juga punya nasi campur yang sayang dilewatkan. Harganya sama-sama Rp 17 ribu per porsi.

Rahasia kenikmatan nasi campur di sini pada sambalnya yang pedas sedikit manis. Saat digabungkan dengan semua lauk yang ada, rasanya benar-benar nikmat. Seperti menyantap hidangan rumahan yang puaskan selera.

Jika Anda sedang berada di Banyuwangi, jangan lupa untuk mencicipi pecel rawon ini. Porsinya yang besar dan rasanya yang nikmat dijamin bikin puas!(mic)

Pos terkait

banner 468x60