Biji Nangka Bernutrisi Tinggi, Cocok Nih untuk Camilan

  • Whatsapp
nangka
Nangka dan bijinya (Foto: ist)
banner 468x60

NUSADAILY.COM-MALANG – Masyarakat Indonesia sudah tidak asing dengan daging buah nangka. Bisa dimakan langsung, dibuat kolak atau dipadu di dalam es campur.

Tetapi memakan biji nangka, boleh dikata menjadi pola konsumsi yang sudah jarang dilakukan. Padahal, zaman sebelum 1990-an, memakan biji nangka (Jawa: beton), merupakan menu camilan tersendiri bagi masyarakat, terutama warga pedesaan.

Baca Juga

Biasanya, biji nangka cukup direbus hingga empuk lalu ditaburi garam. Cara memakannya sederhana. Kupas kulit luarnya dan langsung bisa dimakan. Rasanya….? Cukup nikmat.

Ternyata memakan biji nangka itu tidak salah dan patut dilestarikan. Sebab dari hasil penelitian, kandungan nutrisi biji nangka itu cukup menakjubkan.

Menurut Prof Dr Made Astawan, peneliti pangan dan gizi menjabarkan, biji nangka merupakan sumber karbohidrat (36,7 g/100 g), protein (4,2 g/100 g), dan energi (165 kkal/100 g).

Lalu Direktorat Gizi Departemen Kesehatan Indonesia (2009) menjabarkan bahwa kandungan nutrisi biji nangka per 100 gram meliputi lemak (0,1 gram), kalsium (33 miligram), dan besi (1 miligram).

Kemudian kandungan fosfor mencapai 200 miligram, vitamin B1 (0,2 miligram), dan vitamin C (10 miligram).

Kandungan protein, karbohidrat dan besi ini ternyata lebih tinggi dibanding yang terkandung dalam singkong.

Kandungan nutrisi yang begitu tinggi itu, telah banyak dimanfaatkan. Misalnya untuk pembuatan yoghurt dari biji nangka dengan starter Lactobachilus bulgaricus dan Streptococus thermophilus.

Selain itu, biji nangka juga sudah mulai dibuat tepung dan juga bahan membuat tempe pengganti kedelai.

Jumlah biji nangka dalam satu buah nangka juga cukup banyak. Menurut Mukprasirt (2004), jumlah biji nangka mencapai 8-15 persen dari berat buah nangka. Sehingga pasokan biji nangka tak perlu khawatir kekurangan.

Mukprasirt menerangkannya dalam Phisico-chemical Properties Of flafour and Starch From Jackfruit Seeds (Artocarpus heterophyllus Lam) Compared Whith Modified Straches. International Journal of Food Science and Technology 39 271-276.

Nah, penasaran mengolah biji nangka menjadi makanan atau camilan? Mari mencoba. (yos)

Post Terkait

banner 468x60