5 Makanan yang Dipercaya Bisa Memperbesar dan Panjang Mr.P

  • Whatsapp
ilustrasi makanan
banner 468x60

NOKTAHMERAH.COM – JAKARTA – Memang tak semua orang memiliki anggapan ini, namun tak bisa dipungkiri, ukuran panjang dan besarnya ukuran penis menentukan tingkat percaya diri pria.

Kebanyakan pria akan mengandalkan cara instan untuk menambah keperkasaan. Termasuk soal memaksimalkan panjang mr. P dengan bantuan obat kimia atau terapi ilegal. Padahal mr. P yang lebih panjang, besar dan sehat bisa diperoleh dari makanan.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA : Lagi Diet? Yuk Intip Menu Makan Siang Sehat dan Rendah Kalori

Ada banyak makanan yang bisa membantu membuat para pria menemukan solusi untuk lebih pede saat berhubungan seks. Makanan ini mengandung sumber nutrisi yang baik untuk kesehatan organ intim.

Jika dikonsumsi dengan benar, maka nutrisi pada makanan ini juga turut andil dalam urusan membuat penis panjang dan besar. Bukan hanya soal ukuran, tapi makanan ini juga menjaga kualitas sperma dan ampuh menghindari resiko berbagai penyakit kelamin pada pria.

BACA JUGA : Rahasia Agar Opor Ayam dan Gulai Jadi Makanan Sehat

Ada beberapa penelitian menunjukkan dengan makan berbagai makanan ini, penis bisa lebih panjang sekitar 2,5 inch. Demikian pula dengan ukurannya yang ikut membesar.

Dilansir dari Pulse (24/2), berikut beberapa makanan yang bisa dikonsumsi untuk membesarkan penis.

BACA JUGA : Gurihnya Makanan Bersantan, Imbangi dengan Ini agar Tetap Sehat

1. Bawang


Kamu termasuk pria yang tak suka makan bawang? Coba pikirkan kembali. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bawang bombay sangat bagus untuk mengatur sirkulasi aliran darah. Jika aliran darah dari dan menuju jantung lancar maka lancar juga sirkulasi darah menuju penis.

Tak hanya bawang bombay, ada juga jenis bawang merah yang membantu mencegah penggumpalan darah. Senyawa allicin yang terkandung dalam bawang merah maupun bawang putih turut berfungsi meningkatkan sirkulasi darah yang diperlukan saat pria mengalami ereksi.

Semakin optimal proses ereksi maka ukuran penis akan mencapai ukuran maksimalnya. Tapi usahakan untuk tidak mengonsumsi bawang saat akan bercinta karena aromanya akan mengganggu aktivitas ranjang kamu dan pasangan.

2. Pisang

Pria dengan jantung yang sehat terbukti memiliki penis dengan ukuran lebih panjang. Salah satu makanan untuk menjaga kesehatan jantung adalah dengan rutin menyantap pisang.

Kandungan potasium pada pisang membantu melancarkan peredaran darah pada jantung. Dengan jantung yang sehat dan sirkulasi darah yang baik, kamu berpotensi memiliki penis dengan ukuran lebih besar.

3. Bayam

Bayam sebagai sumber magnesium yang berlimpah mampu melebarkan pembuluh darah untuk memperlancar aliran darah di area penis. Konsumsi bayam secara teratur dapat dengan mudah membantu meningkatkan ukuran penis, panjang penis, dan membuat penis lebih keras saat ereksi.

Selain itu bayam juga mengandung banyak nutrisi lain mulai dari zat besi, serat, mineral dan berbagai sumber vitamin. Bayam juga sangat mudah didapat, punya rasa enak serta bisa diolah jadi berbagai jenis makanan.

4. Salmon

Punya khasiat yang mirip dengan bawang merah, salmon juga membantu melancarkan sirkulasi darah. Penis yang sehat akan berpengaruh pada ereksi yang maksimal. Kamu akan bisa merasakan perbedaan ukuran penis setelah rutin mengonsumsi salmon.

Kandungan Omega 3 dan asam lemak lain dalam salmon sangat bagus untuk mengencerkan darah dan mencegah penyumbatan pada aliran darah. Salmon juga mengandung vitamin D yang mampu menurunkan risiko disfungsi ereksi pada pria.

5. Semangka

Semangka mengandung asam amino sitrulin dalam jumlah tinggi, yang membantu meningkatkan ukuran panjang penis. Nutrisi pada semangka ini diubah menjadi asam amino L-arginin yang terkenal baik untuk penis. Ini juga merangsang produksi oksida nitrat, yang meningkatkan aliran darah menuju penis.

Konsumsi semangka secara teratur dapat dengan mudah membantu pria menambah panjang ukuran penis. Sertakan juga dengan pola hidup sehat dan olahraga rutin agar penis jauh dari masalah dan gangguan kesehatan termasuk disfungsi ereksi hingga resiko kanker prostat.(han)