Mitologi Yunani Kuno, Kisah Dewi Aprodhite yang Sensual dan Apel Emas

  • Whatsapp
(illustration by mythologie.forumieren.de)
banner 468x60

NOKTAHMERAH.COM-MALANG- Saking dianggap sebagai buah istimewa, menurut mitologi Yunani buah ini diciptakan oleh Dewa Gaia. Apel dijadikan sebagai hadiah pernikahan untuk Hera dan zeus .

Apel pertama adalah emas, yang kemudian dijaga oleh Dewi Hesperides dan naga berkepala seratus bernama Ladon. Kisah apel emas ini cukup terkenal, hingga 12 buruh Hercules pernah berusaha mencuri apel tersebut.

Bacaan Lainnya

Aphrodite adalah Dewi Cinta dan Kecantikan dalam mitologi Yunani. Dalam legenda Romawi disebut sebagai Venus. Ada dua legenda berbeda mengenai kelahiran Aphrodite. Legenda pertama menyebutkan Aphrodite adalah putri dari Zeus dan Dione. Tetapi legenda ini kurang populer. Legenda kedua menyebutkan bahwa Aphrodite lahir dari alat kelamin Uranus sang Titan yang dikebiri oleh Cronus.

Aphrodite, dewi asmara dan kecantikan. Aphrodite yang sangat menarik, menggoda dewa dan manusia dengan kecantikannya yang menghipnotis. Ada yang mengatakan ia anak Zeus. Kisah lain, ia bangkit dari gelombang samudera terbentuk secara sempurna dan luar biasa menarik. Kecantikannya begitu mendebarkan dan membuat iri semua dewi lain di Gunung Olympia.

Di dalam kisah, Paris menentukan ia sebagai yang tercantik di antara semua dewi dan menghadiahkan padanya apel emas. Sebagai balasannya, Aphrodite memberikannya kepada Helen yang merupakan wanita tercantik di bumi. Tapi tindakannya membangkitkan amarah Menelaus, Raja Sparta. Hal inilah yang memicu terjadinya Perang Troya.

Namun, Dewi Aphrodite berpihak pada Troya dan setelah kekalahan mereka, dengan kekuatannya ia melindungi Aeneas, parajurit Troya. Dengan tawanya yang memikat dan kecantikan yang tak tertandingi ia bisa merayu dewa atau manusia manapun yang begitu ia dambakan.

Dalam cinta segitiga, ia dinikahi oleh Hephaestus, dewa Gunung Olympia yang paling bersahaja. Sementara ia terus berselingkuh dengan Ares, dewa yang paling brutal. Sensual, misterius, dan perayu yang berbahaya merupakan sifat mendasar dari wanita sepanjang zaman seperti Dewi Aprodhite ini.(aka)